Hembusan angin menerpa rerumputan
Bergoyang berirama mengikuti alunan
Kuapun menari diantara angin dan rumput
Menyenandungkan lagu cinta
matamu berbinar memancarkan cahaya
Rambutmu terurai menyibak kekosongan
Bibirmu merah mewarnai hijaunya rumput
Teduh wajahmu mengalahkan teriknya matahari
Kau bentangkan tanganmu
seolah dunia kau rengkuh
Menyatu dalam dirimu
Hingga tiada lagi penderitaan
Kau tebar keharuman cinta
Yang berbuah kasih sayang
Kau ucapkan kata cinta
Yang meluluhkan keangkuhan
Ku bertanya pada alam
Siapakah gerangan engkau
Yang begitu mempesana
Dan membuat hati ini bergetar
kutak dapat menahan gejolak ini
Menderu bagai ombak di lautan
Memaksa untuk meyakinkan hati
Bahwa Kaulah TAKDIRKU